14 Mar 2011

Sejarah Kepanduan Dunia

Apakah Kepramukaan itu?

Kalau kita baca buku "B-P's Out Look", di dalamnya terdapat pendapat dari pencipta pendidikan Kepramukaan, Lord Baden Powell, yang berbunyi sebagai berikut :

SCOUTING is not a science to be solemnly studied, NOR is it a collection of doctrine and texts. No! it is a jolly game in the out of doors, where boy-men and boy can go adventuring together as leader and younger brother picking up health and happines, handicraft and help-fulness.

Artinya :
Kepramukaan bukanlah suatu ilmu yang harus dipelajari secara tekun, bukan pula merupakaan suatu kumpulan dari ajaran-ajaran dan naskah-naskah buku. Bukan! kepramukaan adalah suatu permainan yang menyenangkan di alam terbuka, tempat orang dewasa dan anak-anak pergi bersama-sama, mengadakan pengembaraan seperti kakak beradik, membina kesehatan dan kebahagiaan, keterampilan dan kesediaan memberi pertolongan.

Pengalaman Baden Powell
Baden Powell lahir pada tanggal 22 Februari 1857 di London. Namanya sesungguhnya adalah Robert Stephenson Smyth Baden Powell. Ayahnya seorang Professor Geometry di Universitas Oxfor, beliau meninggal ketika Baden Powell masih kecil. Pengalaman-pengalaman Baden Powell sejak kecil yang berpengaruh pada adanya kegiatan Kepramukaan banyak sekali dan cukup menarik.

Diantaranya :
a. Ditinggal bapak sejak kecil dan mendapatkan pembinaan watak dari ibunya.
b. Latihan keterampilan berlayar, berenang, berkemah, olah raga dan lain-lainnya didapat dari kakak-kakaknya.
c. Baden Powel sangat disenangi teman-temannya karena selalu gembira, lucu cerdas, suka main musik, bersandiwara, berolah raga, mengarang dan menggambar.
d. Pengalaman di India sebagai Pembantu letnan pada Resimen 13 Kavaleri yang berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang dan diketemukan di puncak gunung, serta keberhasilan melatih panca indera kepada Kimball-o'Hara.
e. Pengalaman terkepung bangsa Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan selama 127 hari dan kekurangan makanan.
f. Pengalaman mengalahkan kerajaan Zulu di Afrika dan mengambil kalung manik kayu milik raja Dinizulu.

Pengalaman tersebut ditulisnya menjadi sebuah buku berjudul "Aids to Scouting", yang sebenarnya memberi petunjuk kepada tentara muda Inggris agar dapat melakukan tugas penyelidik dengan baik. Buku ini sangat menarik, tidak hanya bagi para pemuda bahkan juga orang dewasa.

Tn. William Smyth sebagai salah satu seorang pemimpin Boys Brigade di Inggris minta agar BP melatih anggotanya sesuai dengan ceritera pengalaman beliau itu.

Tahun 1910 BP minta pensiun dari tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Beliau mendapat title Lord dari Raja George pada tahun 1929. BP menikah dengan Olave St Clair Soames pada tahun 1912 dan dianugerahi tiga orang anak. BP meninggal tanggal 8 Januari 1941 di Negeri Kenya, Afrika.

Oleh : Dewi Kusuma Anggraini

1 komentar:

PRAMUKA CBI TASIKMALAYA mengatakan...

Salam Pramuka...

ini isinya bagus sekali pembahasanya....
Lihat balikyah punya saya
http://pramukacbitasikmalaya.blogspot.com/

terima Kasih

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan jejakmu

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cna certification